Plt. Bupati Koltim Hadiri Acara Mosehe Wonua di Makam Raja Bokeo Robe ke-IX di Lambandia

Publisher Admin-Situs Sultra
February 9, 2026
Last Updated 2026-02-09T04:44:25Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

Plt. Bupati Kolaka Timur (Koltim) H. Yosep Sahaka, S.Pd,M.Pd bersama rombongan sedang  menghadiri  acara Mosehe Wonua yang digelar di Makam Raja Mekongga ke IX Bokeo Robe, yang terletak di Desa Wonuambuteo Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin (9/2/2026) (Img:Situssultra.com) 

 KOLTIM,SITUSSULTRA.com-Plt. Bupati Kolaka Timur (Koltim) H. Yosep Sahaka, S.Pd,M.Pd bersama rombongan menghadiri langsung acara Mosehe Wonua yang digelar di Makam Raja Mekongga ke IX Bokeo Robe, yang terletak di Desa Wonuambuteo Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (9/2/2026). 



Diketahui kegiatan ini merupakan ritual sakral untuk mensucikan Daerah dan Tolak Bala, yang dihadiri langsung Raja Bokeo Mekongga ke XXI H.Hasmito Dachlan, SH, M.Si.


 Dalam kegiatan ini turut Hadir, Kapolres Koltim AKBP. Tinton Yudha Riambodo, S.H, S.I.K, M.H yang didampingi  Ketua Bhayangkari Cabang Koltim, Ketua DPRD Koltim, Dandim Kolaka atau yang mewakili para Tokoh Pemekaran, Para Tokoh Adat, Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan sejumlah Pihak terkait lainnya. 

Prosesi Siarah di Makam Raja Bokeo Robe ke IX yang terletak di Desa Wonuambuteo Kecamatan Lambandia, saat acara Mosehe Wonua bersama para Pemimpin di Kolaka Timur 

Dalam kesempatan ini, Plt. Bupati Koltim Yosep Sahaka mengatakan bahwa pihaknya berharap melalui kegiatan Mosehe Masyarakat dan seluruh Jajaran Pemerintah Daerah diberikan berkah oleh Tuhan yang Maha Esa agar hidup Damai bersatu tanpa ada perselisihan. 



"Mudah-mudahan melalui kegiatan ini Tuhan yang Maha Esa memberikan keberkahan Kita semua dalam membangun Kolaka Timur yang Kita cintai ini," imbaunya.


Plt. Bupati juga mengajak kepada Seluruh elemen Masyarakat di Koltim agar selalu hidup rukun, Damai dan bersatu padu dalam membantu Pemerintah membangun Daerah serta bersandar penuh hanya kepada Tuhan yang Maha Kuasa. 


'Mari kita bersatu untuk membangun kita punya Daerah semoga melalui ritual ini Tuhan yang Maha Kuasa memberikan Kesejukan didalam membangun daerah Kita,"ajaknya.


Selain itu, Ia mengungkapkan bahwa dengan tradisi Mosehe ini dilakukan salah satu cara agar kebudayaan Tolaki tidak punah. 


"Jadi kegiatan ini tidak hanya diikuti secara seremonial saja tapi ikutilah makna-makna  yang terkandung di dalamnya,"ujarnya, 



Adapun tujuan Mosehe Kata Yosep dapat dimaknai sebagai pensucian dari berbagai kesalahpahaman melalui Doa kepada Sang Pencipta yakni Tuhan yang Maha Esa agar terhindar dari berbagai mala petaka. 

"Jadi Mosehe ini tujuan utamanya memohon kepada Tuhan yang Maha Esa, Allah SWT agar kita diberikan berkah dalam memimpn dan membangun Daerah,"jelasnya.



Sesuai pantauan, prosesi Mosehe dilaksanakan beberapa ritual untuk mensucikan Daerah, setelah itu Plt. Bupati bersama para pemimpin yakni, Kapolres,Ketua DPRD Koltim Raja Mekongga Bokeo Robe ke 21 dan pihak-pihak terkait lainnya melakukan Siarah ke Makam Raja Mekongga Bokeo Robe ke IX. 




Setelah itu, sebelum penyembelihan Kerbau dilakukan Inti dari Mosehe. Dimana para Pemimpin dibacakan doa oleh Pemangku Adat di dekat Kerbau yang akan disembelih dengan cara semua tangan para Pemimpin di Koltim berpagang teguh  pada Adat sebagai simbol pemersatu lalu di siram Air yang ditaburi alat Adat. 




Penulis : Darson

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl