![]() |
| Ketua RW 05 Kelurahan Anawai Kotamadya Kendari Mirkas, yang gambar latar belakangnya adalah Lokasi saat banjir dan sudah menjadi langganan banjir di Jalan Tunggala (Img : tim/editor situs sultra) |
KENDARI,SITUSSULTRA.com-Terkait Pernyataan Plt. Kepala Dinas (Kadis) PUPR Kota Kendari yang menyebutkan wilayah Jalan Tunggala relatif tidak mengalami banjir dan bukanlah langganan Banjir, kini mendapat tantangan dan kritikan pedas dari Warga Kota Kendari, Selasa (24/2/2026).
Kritikan pedas dan tantangan itu berasal dari salah satu Warga Kota Kendari Mirkas yang merupakan Ketua RW 05 Kelurahan Anawai Kotamadya Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
"Saya menantang Plt Kadis PUPR Kota Kendari agar tinggal di tempat Kami di Jalan Tunggala, supaya beliau juga bisa merasakan dan mengetahui fakta yang sebenarnya dialami masyarakat setempat,"pintahnya menegaskan.
Mirkas juga menegaskan, bahwa Kalimat atau Bahasa dalam pernyataan Plt Kadis PUPR itu dinilai dan terkesan asal bicara tanpa dibuktikan data dan fakta. Sebab, menurut Mirkas wilayah Tunggala merupakan wilayah Langganan banjir setiap Tahun pada saat Hujan Deras mengguyur Kota Kendari, bahkan dalam kondisi tidak hujan pun terkadang ada aliran air yang tiba-tiba membanjiri, diduga akibat genangan yang tersumbat karena tidak adanya perhatian dan solusi dari pihak terkait.
"Saya sangat menyayangkan, ada oknum pejabat sembarang berbicara, tanpa dasar dan disertai alasan," tegas pria yang populer dengan sapaan Ikas itu.
Mirkas meminta kepada Pemerintah Kota Kendari melalui Wali Kota untuk segera mengevaluasi atas penyataan yang dilontarkan bawahannya yakni, Plt Kadis PUPR Kota Kendari, sebab hal ini dapat melukai perasaan Warga setempat yang sering terdampak Banjir.
"Saya meminta agar Wali Kota segera mengevulusinya agar tidak ada lagi oknum pejabat yang asal ngomong atau sembarang berbicara ke publik tanpa basis data dan fakta yang jelas," imbaunya.
Atas problem ini, Mirkas mempertanyakan kinerja Plt. Kadis PUPR tersebut yang tidak mengetahui kondisi pada bagian Kawasan Jalan di Tunggala yang sering digenangi Banjir baik saat Hujan deras mengguyur bahkan dalam kondisi tidak Hujan pun terkadang ada aliran Air yang membanjiri area tersebut.
"Patut dipertanyakan ini pak Kadis, kemana saja beliau selama ini. Padahal, wilayah kami kerap dilanda banjir. Hal ini menunjukkan betapa wilayah kami masih minim perhatian," tegasnya.
Selain itu, Mirkas menduga, pernyataan Plt Kadis PUPR itu bagian dari upaya untuk melindungi aktivitas pembangunan perumahan yang kian masif.
Apalagi, terindikasi banyak oknum developer nakal yang melakukan pembangunan perumahan seenaknya, tak mematuhi kaidah lingkungam atau hunian berwawasan lingkungan.
"Saya sudah turun langsung ke lokasi, saya lihat banya developer yang menimbun kali, lalu mengalihkan aliran air ke tempat lain. Bahkan, tidak ada satu pun developer yang membuat kolam retensi," ungkapnya.
Olehnya itu, Mirkas mendesak Wali Kota Kendari mengevaluasi perizinan perumahan, dan bertindak tegas terhadap oknum developer nakal.
"Kalau perlu hentikan perizinan untuk para pengembang," pungkasnya.
Hingga berita ini di onlinekan belum ada tanggapan dari Plt. Kadis PUPR Kota Kendari karena belum berhasil ditemui.
Editor : Darson


