Gubernur Sultra Intruksikan Kadiskes Agar 2 Unit Ambulance Laut Direalisasikan Tahun Ini

Publisher Admin-Situs Sultra
March 10, 2026
Last Updated 2026-03-10T13:06:26Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

Gubernur SSultra Mayjen TNI (Purn)  Andi Sumangerukka saat menjenguk salah seorang  korban kecelakaan lalu lintas di Buton, yang saat ini dirawat di RSUD Bahteramas Kendari dan menginstruksikan kepada Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Sulawesi Tenggara, dr. Andi Edy Surahmat agar pengadaan Ambulance laut yang telah dianggarkan pembeliannya sebanyak Dua Unit dapat terealisasi lebih awal di tahun 2026 ini. (Background Foto ilustrasi Speed boat Ambulance Laut/editor Situssultra) 

KENDARI, SITUSSULTRA. com-
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn)  Andi Sumangerukka menginstruksikan kepada salah satu Pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra agar pengadaan Ambulance Laut atau Kapal speed boad (Ambulance Boat) Tahun 2026 ini dapat terealisasi.


Intruksi ini ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Sulawesi Tenggara, dr. Andi Edy Surahmat agar pengadaan Ambulance laut yang telah dianggarkan pembeliannya sebanyak Dua Unit dapat terealisasi lebih awal di tahun 2026 ini.


Perintah orang nomer Satu di Sulawesi Tenggara itu disampaikan pada Minggu kemarin, saat menjenguk salah seorang  korban kecelakaan lalu lintas di Buton, yang saat ini dirawat di RSUD Bahteramas Kendari. 



"Tahun ini telah  kita siapkan Dua unit Ambulance Laut ,"sebutnya. 



Ia juga mengungkapkan bahwa pengadaan Ambulance Kendaraan Laut ini, bukan hanya untuk Tahun 2026 ini, namun Kata Gubernur akan dilakukan pada Tahun depan. 



"Pada tahun-tahun mendatang juga kita anggarkan lagi sehingga setidaknya ada 17 ambulans laut yang melayani masyarakat di seluruh Kabupaten/Kota se-Sultra,"ujar Gubernur. 



Dijelaskan, Ambulance laut bertujuan untuk  menyediakan layanan transportasi medis darurat yang cepat dan aman bagi pasien yang ada di wilayah kepulauan, menghubungkan pulau-pulau kecil ke rumah sakit rujukan. 


Fasilitas ini krusial untuk evakuasi pasien, menurunkan angka kematian ibu dan anak, serta meningkatkan akses layanan kesehatan, terutama bagi warga di pelosok.



Jadi ini merupakan  sarana evakuasi medis darurat yang cepat dan aman bagi pasien di wilayah kepulauan atau perairan, menghubungkan pulau terpencil dengan fasilitas rumah sakit. 


Kapal ini dirancang dengan peralatan medis intensif untuk memberikan penanganan dini selama perjalanan, mengatasi kendala geografis, serta meningkatkan layanan kesehatan maritim. 




Untuk diketahui, Sektor kesehatan merupakan salah  satu dari empat agenda prioritas pembangunan ASR-Hugua. Tiga agenda lainnya yakni pendidikan, infrastruktur, dan ketahanan pangan.




Editor : Darson

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl