Tony Ardiansyah Resmi Dilantik Sebagai PAW Komisioner Bawaslu Koltim Masa Jabatan 2023-2028

Publisher Admin-Situs Sultra
March 7, 2026
Last Updated 2026-03-07T03:13:03Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

KOLTIM,SITUSSULTRA.com-Setelah sempat mengalami kekosongan jabatan selama kurang lebih 9 Bulan pasca meninggalnya Ketua Bawaslu Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Abang Saputra (41) akibat mengalami kecelakaan lalu lintas pada Bulan Juni 2025 lalu. 



Kini secara resmi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia (RI) resmi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan terhadap Tony Ardiansyah, SH, M.AP sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Komisioner  Bawaslu Kabupaten Kolaka Timur sisa masa jabatan 2023–2028.



 Pelantikan dilakukan oleh Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja secara daring dan dihadiri Kordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Koltim, Ian Purnama Junior beserta seluruh anggota Bawaslu dan pihak terkait lainnya, yang bertempat di Kantor Bawaslu Koltim Desa Simbune Kecamatan Tirawuta, Jumat kemarin (6/3/2026). 



Diketahui, Tony Ardiansyah merupakan salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Timur. Usai dilantik kepada sejumlah Awak Media Ia mengungkapkan rasa syukur atas terklaksananya kegiatan tersebut, dan pelantikan terhadap dirinya merupakan PAW yang diberikan mandat langsung dari pihak Bawaslu Republik Indonesia untuk mengisi kekosongan jabatan. 



"Alhamdulillah telah dilaksanakan pelantikan pengganti antar waktu setelah sempat mengalami jedah waktu akibat kekosongan jabatan kurang lebih 9 bulan,"ucapnya.



"Dan pelantikan ini berdasarkan rekomendasi bawaslu RI, Hari ini kekosongan jabatan Ketua bawaslu di Koltim sudah terisi oleh saya sendiri," sambungnya. 



Terkait masalah pengisian jabatan Ketua secara definitif Kata Tony, pihaknya akan melakukan rapat internal bersama para unsur pimpinan untuk menunjuk salah satu Ketua definitif berdasarkan kesepakatan. 



 "InsyaAllah Kami sebagai penentunya Kami akan memproses di Tempat tertutup sehingga melahirkan pimpinan Katua definitif dalam internal kelembagaan Kami,"ungkapnya.

 



Adapun jangka waktu untuk menentukan pimpinan atau ketua setelah pelantikan paw ini melalui rapat internal tertutup. Ia mengatakan sejak dirinya telah dilantik maka pihaknya akan segera melakukan perundingan terkait langkah-langkah yang harus dimatangkan. 



"InsyaAllah sebentar ini kami akan mulai merundingkan dengan teman-teman secara internal terkait masalah penunjukan ketua definitif,"tuturnya.



 Ia menuturkan bahwa dalam rangka melakukan  pengawasan kegiatan pesta demokrasi di tingkat Daerah Kabupaten maka pihak Bawaslu Koltim sebisa mungkin akan memaksimalkan pengawasan dengan membangun koordinasi bersama para Mitra. 



"Untuk melakukan pengawasan secara efektif maka tentunya Kami akan bermitra dengan pihak pemda dan bagaimana membangun konektivitas dari pihak kepolisian,"pungkasnya.



Sementara itu, Kordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Koltim, Ian Purnama Junior menambahkan bahwa dengan adanya pimpinan baru dalam hal ini paw anggota Bawaslu Koltim periode 2023-2028, tentu  akan menjadi spirit baru buat Bawaslu Kabupaten Koltim yang selama ini mengalami kekosongan jabatan Ketua sejak bulan Juni 2025 lalu. 


"Jadi sampai awal maret 2026 Kami kekosongan sehingga selama ini untuk unsur pimpinan hanya Kami berdua dengan pak Haris Winata maka dengan adanya paw ini semoga solidaritas antar lembaga Bawaslu Koltim bisa terjalin dengan baik,"ujarnya.



"Kemudian kerja-kerja di masa tahapan pemilu kedepan bisa kita maksimal kan secara kolektif kolegial," tambahnya. 



Untuk itu, Ia bersyukur engan hadirnya Tony Ardiansyah yang backgroundnya adalah ASN Pemda sehingga dapat terjalin sinergi yang lebih efektif dengan Pemda Kabupaten Kolaka Timur dan semua stakeholder yang ada di Koltim. 



Menurutnya, latarbelakang Tony Ardiansyah merupakan protokoler Pemda Koltim tentu jam terbang yang dimiliki dengan lembaga-lembaga eksternal Bawaslu bisa lebih terjalin dan bisa lebih masiv lagi karena Mereka mempunyai agenda penting di masa non tahapan konsolidasi demokrasi. 




"Tentu hal ini akan melibatkan lembaga lain termasuk tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan yang ada di Koltim sehingga kolaborasi ini bisa menghasilkan sumber daya manusia dan sumber daya kelembagaan yang lebih efektif,"harapnya.




Penulis/Editor : Darson

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl