KOLTIM,SITUSSULTRA.com-Sebagai bentuk harmonisasi, toleransi dan penghormatan antar sesama umat beragama maka Tiga Pejabat tinggi di Daerah Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Ucapan tersebut disampaikan saat menjelang Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah 2026 Masehi dan telah disiarkan melalui akun resmi Pemda Koltim dalam bentuk video baik melalui platform FB maupun Situs website resmi Pemkab Koltim dan diterima Situssultra.com pada Rabu (18/3/2026).
Tiga Pejabat Tinggi yang beragama Islam ini yakni, Plt. Bupati Koltim H.Yosep Sahaka, S. Pd, M. Pd sebagai salah satu pejabat Negara dan merupakan pimpinan tertinggi dalam struktur pemerintahan di tingkat Kabupaten Koltim Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
"Om Swastiastu, Saya Haji Yosep Sahaka,S.Pd, M. Pd pelaksana tugas Bupati Kolaka Timur mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi 1948 Saka Tahun 2026,"ucapnya.
"Semoga Kita semua menemukan keberkahan dan kedamaian dalam membangun Kabupaten Kolaka Timur demikian om santi santi santi om,"sambungnya.
Ucapan yang sama disusul, Sekretaris Daerah (Sekda) Koltim Rismanto Runda, S,Sos,M.Si. Dimana Sekda merupakan jabatan karir tertinggi sekaligus pejabat pimpinan tinggi di lingkup Aparatur Sipil Negara (ASN) berfungsi sebagai pembina Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan merupakan pimpinan tertinggi ASN dalam birokrasi pemerintahan daerah.
Dan pejabat Tinggi yang ketiga adalah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Koltim Hj. Jumhani, S.Pd,M.Si yang memegang pimpinan tertinggi di DPRD Koltim Mitra dan sebagai pengawas pemerintahan daerah. Turut mengucapkan dengan kalimat yang sama.
Dijelaskan ketiga Pejabat tinggi yang beragama Islam ini mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi Tahun baru saka 1948 menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada umat Hindu sebagai wujud nyata toleransi dan komitmen untuk menjaga kerukunan antar umat beragama di Wilayah Kabupaten Kolaka Timur.
Dalam Pesan Toleransi ini tentunta mereka juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan, toleransi dan kondusivitas.
Untuk diketahui, Ucapan ini juga, sebagai bentuk penghormatan dan pengayoman Kepala Daerah terhadap seluruh komponen masyarakat, tanpa memandang perbedaan Agama.
Sehubungan jelang perayaan idul fitri yang selisi hari maka pemberian ucapan ini mencerminkan semangat kebangsaan untuk menjaga hubungan harmonisasi antar sesama umat beragama saat perayaan hari suci umat Hindu.
Editor : Darson


