![]() |
| Foto, Kantor PT. Sari dan saat panen yang menggunakan tenaga kerja lokal (Img:editing Situssultra.com) |
KOLTIM,SITUSSULTRA.com-Keberadaan PT. Sari Asri Rejeki Indonesia (Sari) di Kolaka Timur (Koltim) dinilai membawah dampak positif terhadap perputaran ekonomi dan peningkatan kesejahteraan Masyarakat.
Pasalnya, sejak Perusahaan ini beroperasi hingga sekarang para Karyawan atau tenaga Kerja yang direkrut adalah Masyarakat sekitar yang berkedudukan di Wilayah Koltim.
Tak hanya berkontribusi terhadap perputaran Ekonomi, keberadaan Perusahaan ini tentu dapat berkontribusi terhadap pembangunan Daerah melalui perpajakan termasuk CSR kontribusi sosial perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.
Diketahui, PT. Sari Asri Rejeki Indonesia atau disingkat PT. Sari merupakan perusahaan perkebunan Kelapa Sawit yang beroperasi di Kecamatan Tinondo dan Lalolae, Kabupaten Kolaka Timur Koltim) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Di mana Perusahaan ini telah berdiri sejak beberapa Tahun silam atau sejak era Pemerintahan dan kepemimpinan Bupati Pertama Kabupaten Kolaka Timur H. Tony Herbiansyah.
Kendati, Perusahaan ini sering diterpa berbagai tantangan mulai dari komplit Lahan dan bahkan Perusahaan ini sempat menjadi sorotan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK) terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) beberapa Tahun lalu, namun perusahaan tersebut diperkirakan masih tetap menghasilkan Ratusan Ton Buah Kelapa Sawit setiap panen.
Tentu saja, saat panen dan perawatan Lahan perusahaan ini tetap menyerap tenaga kerja, sehingga para Karyawan yang berasal dari Masyarakat Koltim itu sendiri tidak kehilangan pekerjaan dan terus mendapatkan kompensasi dari Perusahaan, sehingga hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan Masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Koltim.
Sesuai amatan, Perusahaan ini telah memberikan manfaat signifikan terhadap Masyarakat sekitar seperti, terciptanya lapangan kerja, memenuhi kebutuhan masyarakat, serta berkontribusi mendorong roda Ekonomi ataupun pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Daerah melalui pajak.
Beberapai dampak positif keberadaan PT. Sari maka tentunya masyarakat yang telah merasakan asas manfaatnya berharap agar perusahaan ini terus berkembang dan dipertahankan karena satu-satunya Perusahaan besar yang bergerak dibidang perkebunan Kelapa Sawit di Koltim hanya PT Sari.
"Tentu dengan adanya perusahaan ini, maka ada uang yang masuk beredar di Wilayah Kabupaten Kolaka Timur,"ujar salah satu Warga baru-baru ini.
Mengingat di Koltim belum ada Perusahaan Tambang Nikel dan pemasok PAD yang bisa diandalkan untuk menopang dan menyerap tenaga kerja untuk mengurangi pengangguran maka tentunya Ia berharap agar PT. Sari jaya dan dipertahankan serta terus dikembangkan di Wilayah Kabupaten Kolaka Timur.
Hanya saja PT. Sari hingga sekarang masih terkendala oleh gugatan dari KLHK terkait kasus karhutla, dimana perusahaan ini dikabarkan dituntut bayar ganti rugi berkisar ratusan miliar sementara lahan PT Sari sendiri diperkirakan mengalami kerugian kurang lebih 300 Hektare (Ha) karena terbakar.
Dengan adanya hambatan yang dialami Perusahaan ini, maka tentu juga masyarakat mengharapkan agar pihak Pemda bisa menengahi dan mencari solusi untuk membantu penyelesaian kasus tersebut sehingga Perusahaan ini tetap berdiri dan berkembang di Wilayah Kolaka Timur.
Penulis : Darson


