KENDARI,SITUSSULTRA.com-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengajak masyarakat Sulawesi Tenggara bisa menggunakan media sosial yang baik dan bijak.
Ajakan itu disampaikan Ketua Panitia pelaksana, Dr. Arzal Tahir saat menggelar pelatihan Jurnalistik di salah satu Gedung di Kendari pada Kamis (29/1/2026). Ia mengatakan tujuan kegiatan pelatihan Jurnalistik adalah untuk memberikan pemahaman kepada organisasi masyarakat (Ormas) Islam dan mahasiswa yang ada di Sultra.
Dr. Arzal Tahir juga menerangkan bahwa perkembangan teknologi informasi sangat pesat, sehingga model dakwah juga harus menyesuaikan teknologi digital. Menurutnya, perlu adanya pemahaman bersama dalam menggunakan media sosial yang baik dan benar secara positif.
Apalagi Kata Dia, saat ini video viral di mana-mana, sehingga masyarakat harus lebih objektif dan hati-hati melihat konten-konten yang lebih baik sesuai nilai-nilai agama. "MUI Sultra mengambil peran memberikan pemahaman Jurnalistik terhadap organisasi masyarakat, pemuda dan mahasiswa.
"Kita harapkan peserta yang ikut pelatihan bisa menjadi pelopor bermedia sosial yang baik dan benar. Sehingga mendistribusikan materi dakwah secara visual untuk mengedukasi masyarakat Sulawesi Tenggara," ujar Dr. Arzal.
Sementara itu, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia yang diwakilkan oleh Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tenggara, Arzidik Asuru menyampaikan, perkembangan teknologi yang pesat perlu adanya transformasi dan komunikasi metode dakwah dengan secara narasi visual, apalagi secara visual bisa diakses semua pihak dengan mudah melalui media sosial.
"Mudah-mudahan pelatihan memberikan manfaat bagi Ormas dan mahasiswa dalam mengunakan media sosial yang islami dan bijak. cerdas bermensos sehat, dan bijak sosial media sesuai kaidah-kaidah Islam," imbuhnya.
Laporan : Tim


